EDISI KHUSUS                                   Agustus  2001

ISSN 0852-8667

BERITA
PENELITIAN
ITB

wpe28.jpg (2624 bytes)

Assalamu’alaikum w.w.  
Para pembaca BP-ITB yang setia,  

Tidak terasa sudah satu bulan berlalu dari kehadiran BP-ITB edisi Juli. Di bulan Agustus ini BP-ITB hadir kembali sebagai Edisi Khusus yang terdiri dari dua bagian, yaitu bagian reguler dan bagian suplemen. 

Pada bagian reguler, tersaji kegiatan kunjungan dari Kalimantan Timur ke LP-ITB di samping kegiatan penelitian, info puat penelitian dan publikasi Jurnal. Undangan penelitian datang dari Indonesia Toray Science Foundation (ITSF), The SEAREP Council Manila, UNESCO, The Sumitomo Foundation, International Foundation for Science (Swedia), dan The Asahi Glass Foundation Japan 2002. Sementara itu, Duta Besar Belgia juga menawarkan penghargaan Development Co-operation Prize 2001 kepada para peneliti dan mahasiswa ITB. Kami sangat mengharapkan partisipasi para staf di Seluruh Departemen ITB untuk memanfaatkannya. Undangan Seminar oleh Himpunan Astronomi Indonesia bulan Oktober mendatang dan tawaran Studi Lanjut Tigkat Ph.D. untuk Departemen Matematika merupakan bagian kegiatan penelitian. Kami ucapkan selamat bagi tiga peneliti yang dinyatakan lolos dalam seleksi penelitian Hibah Bersaing X tahun 2001 dan hasil selengkapnya dapat dilihat pada pengumuman penelitian. Edisi kali ini kami ulas Pusat Penelitian Lingkungan Hidup (PPLH) ITB dalam info pusat penelitian yang akan bersambung pada edisi bulan September mendatang. Sebagai penutup kami sampaikan kolom publikasi Jurnal Internasional. 

Bagian suplemen kali ini diisi oleh Dr. Ir. Richard Mengko dengan ulasan tentang pentingnya pemanfaatan teknologi informasi bagi generasi mendatang. 

Mudah-mudahan berita dan ulasan BP kali ini dapat bermanfaat bagi para pembaca.

Selamat Membaca! Wassalamu’alaikum w.w.  

Pengasuh

Lembaga Penelitian ITB telah menerima kunjungan dua rombongan tamu dari Kalimantan Timur pada hari Kamis 23 Agustus 2001.

Rombongan pertama berasal dari Pemda Tingkat I Propinsi Kalimantan Timur, yang berkunjung dalam rangka negosiasi kerjasama dalam penyempurnaan sistem informasi pelaporan kantor cabang (SAMSAT) Dipenda Kalimantan Timur. Dalam perkembangannya, dibahas juga tentang kerjasama pengembangan kepariwisataan di Kalimantan Timur.

Dalam waktu yang sama, Lembaga Penelitian juga menerima rombongan kedua yang terdiri dari pejabat Pemda Tingkat I Kalimantan Timur, pejabat Pemda Tingkat II Berau beserta beberapa anggota DPRD-nya, Direktur Utama PT. Berau Coal, dan PNM. Rombongan ini berkunjung dalam rangka kerjasama pembuatan Pilot Plant upgrading batubara mutu rendah melalui pengeringan dengan uap super panas. Teknologi pengeringan tersebut merupakan hasil penemuan dari Prof. Aryadi Suwono yang patennya sedang ditangani oleh KM-HaKI ITB. Rencananya, Pilot Plant berkapasitas 5 ton batubara per jam akan dibuat di lingungan Berau Coal atas kerjasama dari PT. Berau Coal, PNM, dan ITB.

Mudah-mudahan seluruh kerjasama di atas dapat berjalan sukses.

 I.    Undangan Penelitian 

Ø      Indonesia Toray Science Foundation (ITSF) Jepang Program ke-8 Tahun 2001

    ITSF Jepang Program ke-8 tahun 2001 menawarkan kembali program:

 1.  Science & Technology Research Grant (STRG).

Program tersebut ditujukan bagi peneliti yang enerjik dan kreatif, berusia di bawah 40 tahun pada tanggal 1 Januari 2001 dan berdomisili di Indonesia. Program ini dimaksudkan bagi pengem-bangan riset/penelitian dan atau inovasi mendasar bidang keilmuan sains & teknologi, di luar bidang matematika, clinical medicine dan ilmu-ilmu sosial. Penelitian yang diusulkan hendaknya dikerjakan di fasilitas-fasilitas penelitian yang ada di Indonesia. Hasilnya diharapkan memberikan kontribusi dalam memperkaya khasanah ilmu pengetahuan dan teknologi.

STRG ditawarkan untuk durasi 1 tahun dengan total anggaran sebesar Rp 650.000.000,00 atau maksimal Rp 40.000.000 tiap judul penelitian. 

2.   Science & Technology Award (STA).

Penghargaan tersebut ditujukan bagi calon penerima dengan kualitas:

Warga negara Indonesia yang melakukan penelitian di bidang sains & teknologi, di luar bidang ilmu matematika, clinical medicine dan ilmu-ilmu sosial yang memberikan kontribusi besar bagi pengembangan ilmu pengetahuan.

STA meliputi sertifikasi penghargaan dan hadiah uang tunai sebesar Rp 45.000.000,00 untuk satu judul penelitian.

Batas akhir pengusulan adalah tanggal 27 September 2001, sebanyak 4 (empat) eksemplar di LP-ITB.

Ø     Tawaran kerjasama grant dari The SEASREP Council Manila

 The South East Asian Studies Regional Exchange Program (SEASREP) Council Manila menawarkan visiting professors grant untuk bidang humanities/ social sciences. Formulir aplikasi harus diterima tanggal 31 Oktober 2001 dan dapat diperoleh di:

 The SEASREP Council
Manila Secretariat
20F Escaler Street, Loyola Heights
Quezon City, 1108 Philippines
Telp/Fax +632-433-4751
e-mail: seasrep@maynila.com.ph
website: www.seasrep.org

  atau kantor:

Japan Foundation – Jakarta & Toyota Foundation homepage http://www.toyota.or.jp 

Ø     SEASREP Council juga menawarkan Regional Collaboration Grant untuk penelitian individu/kelompok yang memfokuskan pada penelitian di luar negara peneliti atau mengkaitkan perbandingan antar negara atau wilayah secara keseluruhan. Grant ini juga ditawarkan untuk penelitian pendahuluan/pencarian gagasan berupa seminar/workshop serta proyek yang bertujuan mendiseminasikan hasil penelitian berkaitan dengan studi tentang Southeast Asian melalui publikasi, seminar dan workshop.

Informasi & Formulir dapat menghubungi:

The Tokyo Joint Secretariat for SEASREP
c/o The Tokyo Foundation
Shinjuku Mitsni Building 37F
2-1-1 Nishi – Shinjuku
Shinjuku-ku, Tokyo 163-0437, Japan
Tel. +81-3-3344-1701, Fax. +81-3-3342-6911
E-mail: seasrep@toyotafound.or.jp  
atau http://www.toyotafound.or.jp

 Formulir aplikasi harus diterima tanggal 31 Oktober 2001.

Ø     Fellowship for Young Women in Life Sciences

UNESCO melalui Wakil RI pada Unesco menyampai-kan tawaran Research Fellowship bagi para peneliti wanita muda yang sedang atau akan mengadakan penelitian di bidang life sciences di seluruh dunia.

Usulan diterima paling lambat tanggal 15 September 2001 yang dialamatkan kepada UNESCO Fellowships Section, 7 Place de Fontenoy, 75352 Paris. dengan nomor Fax. 33.1.45.68.55.03.

Keterangan lengkap mengenai syarat dan salinan form aplikasi dapat diperoleh di PPAU Ilmu Hayati; PPAU Biotek; Departemen Biologi; Departemen Kimia; Departemen Farmasi dan Departemen Teknik Kimia; atau Kantor Lembaga Penelitian ITB.

Batas akhir pengusulan adalah tanggal 27 September 2001, sebanyak 6 (enam) eksemplar di LP-ITB.

Ø     Tawaran grant penelitian dari The Sumitomo Foundation

      The Sumitomo Foundation kembali menawarkan grant program “Fiscal 2001 Grant for Japan related Research Projects” kepada para peneliti di ITB untuk mengajukan usulan penelitian.

Grant ini bertujuan untuk meningkatkan saling pengertian antara negara-negara di Asia dengan Jepang. Grant ditujukan bagi peneliti-peneliti dari bidang ilmu sosial dan humanities yang berkaitan dengan Jepang.

 Batas akhir pengajuan usulan adalah 22 Oktober 2001 di kantor Lembaga Penelitian ITB. Penjelasan lengkap berikut salinan form aplikasi dapat diperoleh di masing-masing Departemen atau di Kantor Lembaga Penelitian ITB.

 

Ø     Tawaran grant penelitian dari International Foundation for Science

International Foundation for Science yang berkedudukan di Stockholm Swedia, menawarkan bantuan IFS Research Grant bagi para peneliti muda bidang sains.  Area penelitian berkisar antara lain: Aquatic Resources, Animal Production, Crop Science, Forestry/Agroforestry, Food Science dan Natural Products.

IFS Grant  menganggarkan USD 12,000 per penelitian dan dapat diperbaharui hingga dua kali untuk topik yang sama.  Usulan aplikasi diterima sepanjang tahun, sementara keputusan perolehan grant dilakukan dua kali setahun yaitu pada bulan Mei dan bulan Desember setiap tahunnya. Aplikasi dialamatkan kepada International Foundation for Science, Grev Turegatan 19 SE-114 38 Stockholm Sweden.

Keterangan lengkap dan salinan form aplikasi dapat diperoleh di Kantor Lembaga Penelitian ITB atau dapat juga di-download dari website IFS: http://www.ifs.se.

Ø     Development Co-operation Prize 2001

Duta Besar Belgia untuk Indonesia akan memberikan penghargaan Development Co-operation Prize 2001 bagi para mahasiswa & peneliti di ITB.

Bagi yang berminat dapat mengisi CV dan mengirimkan ke Lembaga Penelitian ITB selambat-lambatnya tanggal 18 September 2001. Untuk keterangan lebih lanjut dapat dilihat pada brosur & poster di fakultas masing-masing atau website www.devcoprize.africamuseum.be

Ø     The Asahi Glass Foundation Japan 2002

The Asahi Glass Foundation kembali menawarkan Overseas Research Grant untuk tahun 2002.

Research Grant disediakan bagi 147 proyek bernilai lebih dari 170 juta Yen untuk bidang sains & teknologi diharapkan dapat memberikan kontribusi pada sektor industri, ekonomi & sosial bagi negara pengusul riset.

Tema utama untuk usulan riset adalah Substances & Materials, Life Sciences, Information Science and Automatic Control, Environment and Energy. Dana akan diberikan berkisar antara 0,4 s.d. 1 juta Yen untuk setiap usulan yang diterima.

Riset berjangka waktu 2 tahun akan berlangsung September 2002 hingga Agustus 2004.

Untuk pengambilan formulir aplikasi bagi yang berminat, silahkan menghubungi departemen masing-masing atau LP-ITB. Usulan penelitian harus sudah diserahkan ke LP-ITB selambat-lambatnya tanggal       18 Oktober 2001 sebanyak 3 (tiga) eksemplar.

Informasi mengenai the Asahi Glass Foundation dapat dilihat di website, http://www.af-info.or.jp

II.   Undangan Seminar & Tawaran Studi Lanjut 

Ø    Seminar Ilmiah Himpunan Astronomi Indonesia 

Dalam rangka memperingati 50 tahun Pendidikan Astronomi di Indonesia, Departemen Astronomi ITB akan mnyelenggarakan Seminar Ilmiah Himpunan Astronomi Indonesia (HAI) bertemakan: “Astronomi Abad 21, Peluang dan Tantangan” pada tanggal 19 Oktober 2001 di Aula Barat ITB.

Seminar ini ditujukan sebagai forum komunikasi ilmiah hasil-hasil penelitian bidang astronomi dan ilmu-ilmu terkait. Selain pembicara yang diundang, para peserta diharapkan pula dapat memaparkan hasil-hasil penelitian mutakhirnya, lebih jauh diharapkan tergambarkan terjadinya pemberdayaan yang makin intensif terhadap kegiatan lintas disiplin  (instrumentasi, software, kedirgantaraan, meteorologi, penginderaan jauh, arkeologi, dsb.). 

Batas akhir pemasukan abstrak makalah yang akan disajikan adalah pada tanggal 3 September 2001. Informasi selengkapnya dapat diperoleh pada alamat http://www.as.itb.ac.id/50thn/. 

Ø     Tawaran Studi Lanjut tingkat Ph.D di Delft University of Technology (TU Delft).  

Delft University of Technology (TU Delft) menawarkan studi lanjut tingkat Ph.D di bawah bimbingan Prof. Dr. F.M. Deeking dalam bidang Applied Probability: Mathematical Modelling of Organ Allocation Procedures. Studi lanjut ini akan didanai oleh proyek Extended Program in Applied Mathematics (EPAM). 

Kepada yang berminat, salinan form aplikasi dapat diperoleh di Kantor Lembaga Penelitian ITB. Formulir pendaftaran beserta kelengkapan berkas dapat dikirim ke Pusat Penelitian Pengembangan dan Penerapan Matematika (P4M ITB) melalui Dr. Andonowati. 

III.          Pengumuman Penelitian 

Ø     Pengumuman Hasil Seleksi Penelitian Hibah Bersaing X tahun 2001 

Dirjen Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional telah melakukan seleksi terhadap proposal penelitian Hibah Bersaing X yang masuk. Dari 85 judul proposal yang diusulkan oleh para peneliti ITB, 3 judul telah dinyatakan diterima langsung dan 22 judul dinyatakan diterima untuk dipertahankan dalam seminar pembahasan usulan Hibah Bersaing X. 

Tiga judul proposal yang dinyatakan diterima langsung adalah proposal atas nama:

1.       Dr.Ir. Rachmat Kentardjo Bachrun           (MS)

2.       Wilson Walery Wenas, Ph.D.           (FI)

3.       Zeily Nurachman, MSi.           (KI) 

Sedangkan 22 judul proposal yang dinyatakan diterima untuk dipertahankan dalam seminar pembahasan usulan Hibah Bersaing X adalah proposal atas nama:

1.       Prof.Dr. Maman A. Djauhari           (MA)

2.       Dr. As’ari Nawawi           (FA)

3.       Dr. Tjandra Anggraeni           (BI)

4.       Satria Bijaksana, Ph.D.           (FI)

5.       Dr. Buchari           (KI)

6.       Dr. I Made Arcana           (KI)

7.       Ismunandar, Ph.D.           (KI)

8.       Prof.Dr.Ir. Harijono Djojodihardjo           (PN)

9.       Nazaruddin, ST., MT.           (MS)

10.    Ir. Agus Samsi, MT.           (TF)

11.    Dr.Ing.Ir. Yul Y. Nazaruddin           (TF)

12.    Dr.Ing. Adang Suwandi Ahmad           (EL)

13.    Prof.Dr.Ir. Hang Tuah, MOcE.           (SI)

14.    Ir. Ofyar Z. Tamin, MSc., Ph.D.           (SI)

15.    Ir. Masyhur Irsyam, MSE., Ph.D.           (SI)

16.    Dr.Ir. Hasanudin Z. Abidin, MSc.           (GD)

17.    Prof.Dr. Emmy Suparka           (GL)

18.    Hamzah Latief, Ph.D.           (GM)

19.    Dr. Awali Priyono           (GM)

20.    Prof.Dr. Bambang Hidayat           (Obs. Bosscha)

21.    Dr. Andonowati           (P4M)

22.    Dr. Afifah B. Sutjiatmo, Apt.           (PPAU-IH)

Seminar pembahasan akan diselenggarakan di Hotel Wisata Internasional Jakarta tanggal 8 – 11 September 2001. 

Selamat bagi peneliti yang berhasil lolos dan jangan patah semangat bagi para peneliti yang belum dapat didanai.

wpe30.jpg (3048 bytes)

Setelah pengenalan 11 (sebelas) Pusat Penelitian ITB pada edisi-edisi yang lalu, pada kesempatan ini BP akan memperkenalkan lebih dalam salah satu Pusat Penelitian, yaitu Pusat Penelitian Lingkungan Hidup (PPLH) ITB. Mengingat uraian tentang PPLH yang cukup panjang, maka BP memuat secara bersambung dengan edisi September 2001. Pusat Penelitian dan Unit lain di bawah LP-ITB yang belum dikenalkan akan diulas pada edisi-edisi selanjutnya.

Pusat Penelitian Lingkungan Hidup
INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG (PPLH-ITB)
 

Sejarah Singkat  

PPLH ITB mengawali kegiatannya pada tahun 1979 sebagai suatu kelompok studi di Departemen Arsitektur ITB dengan nama Strategi Perencanaan dan Perancangan (STRAPP). Pada tahun 1979 berdasarkan Surat Keputusan Rektorium ITB Nomor 279/SK/ITB/Pers/79 tertanggal 10 Mei 1979 dibentuklah Pusat Studi Lingkungan Hidup (PSLH-ITB) dengan STRAPP sebagai embrio-nya. 

Karena diperlukan penyesuaian dengan organisasi ITB atas dasar Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 013/0/1983 tentang Organisasi dan Tata Kerja Institut Teknologi Bandung tanggal 5 Maret 1983, maka pada tahun 1983 PSLH-ITB berganti nama menjadi PPLH-ITB. Pada saat ini PPLH-ITB merupakan salah satu Pusat Penelitian di antara 7 (tujuh) Pusat Penelitian di lingkungan ITB yang dibawahkan Lembaga Penelitian. 

Sesuai dengan perkembangannya, lingkup kegiatan sumber daya manusia serta fasilitas penunjang PPLH-ITB juga mengalami perubahan, kendati tetap berlangsung dalam kerangka tujuan yang sama yakni menjadi bagian dari upaya untuk melindungi dan melestarikan ekosistem yang dibutuhkan bagi kesejahteraan dan kesehatan masyarakat, peningkatan kondisi pemukiman, pemberdayaan dalam pengelolan sumber daya, serta keberlanjutan sumber daya alam bagi generasi mendatang. 

Misi dan Kegiatan PPLH-ITB 

PPLH-ITB melaksanakan tugas-tugas penelitian terapan yang bersifat multidisipliner yang sedapat mungkin mampu memberikan informasi bagi perumusan kebijaksanaan pembangunan, sekaligus mampu membangun pengetahuan berdasarkan berbagai pengalaman penelitian pengelolaan lingkungan. Penelitian tidak terbatas pada kajian mengenai unsur-unsur lingkungan, melainkan memandang lingkungan sebagai kesatuan ekosistem yang mempunyai unsur-unsur dan hubungan-hubungan yang dinamis. Penelitian tentang unsur lingkungan yang bersifat monodisipliner menjadi tugas departemen-depertemen di lingkungan fakultas di ITB. 

Pandangan tersebut menjadi dasar yang secara konsisten dianut dalam pengembangan PPLH-ITB hingga kiwari. Dengan dasar tersebut, PPLH-ITB sebagai bagian dari organisasi ITB mengemban misi sebagai berikut:

q       mengembangkan dan meningkatkan pemahaman dan keahlian dalam melakukan pengkajian lingkungan hidup;

q       menyiapkan informasi bagi berbagai kebijaksanaan pengelolaan lingkungan hidup;

q      mengembangkan pedoman operasional bagi pengendalian dan penanggulangan masalah lingkungan;

q       menjembatani kesenjangan antara kebijaksanaan dan perencanaan dengan imlementasi melalui program maupun kegiatan pembangunan. 

Misi tersebut dilaksanakan melalui kegiatan-kegiatan penelitian, pelatihan dan penyebaran informasi berkaitan dengan isu-isu lingkungan hidup, terutama bidang pemukiman, industri, pertambangan dan energi. Seluruh pengalaman yang tehimpun pada gilirannya ditransformasi-kan kembali ke dalam body of knowledge dan upaya pembinaan kepranataan melalui proses yang menerus. 

Rencana Strategis bagi Pengembangan PPLH-ITB 

Sejak berdirinya, PPLH-ITB telah mengikat diri dalam suatu konsep pemikiran yang berorientasi pada tindakan dengan wujud  kegiatan penelitian dan pengembangan pengetahuan yang bersifat multidisipliner dan terapan. Permasalahan lingkungan hidup dipandang melalui pendekatan yang menyeluruh (holistic) dalam suatu sistem serta senantiasa berupaya mencari akar permasalahan.

Penelitian lingkungan dalam arti lebih sempit yang menyangkut keadaan unsur-unsur lingkungan secara terbatas, termasuk pengembangan aspek kerekayasaan untuk penanganan persoalan lingkungan, dianggap sebagai dependent variable dalam masalah lingkungan dan menjadi kewajiban departemen-departemen di lingkungan fakultas di ITB untuk menelitinya. 

Dalam pertumbuhannya, PPLH berkepentingan untuk berperan sebagai lembaga yang memberikan sumbangan bagi proses perumusan kebijaksanaan pengelolaan lingkungan hidup dalam arti yang luas; melaksanakan fungsi keperantaraan yang baik antara sains murni dan kerekayasaan dengan masayarakat pengguna, atau antara berbagai pihak yang terlibat dalam pengelolaan lingkungan, serta melaksanakan diseminasi pengetahuan dan konsep pengelolaan lingkungan. PPLH-ITB berperan menjembatani ITB dengan dunia luar melalui kontribusinya dalam pembi-naan kepranataan pengelolaan lingkungan hidup dengan dukungan pengetahuan yang dikembangkan di ITB meliputi sains, teknologi dan seni. Dalam kapasitas tersebut, persing-gungan dengan berbagai bidang ilmu akan senantiasa terjadi. 

Dalam menyelenggarakan penelitian atau pengkajian, PPLH-ITB menyadari bahwa kebutuhan mendasar adalah wawasan antar pengetahuan dan hubungan-hubungannya yang tidak selalu diperoleh dari pendidikan formal melainkan melalui proses akumulasi pengetahuan dari pengalaman empirik serta kesepakatan untuk menerima pemahaman akan wawasan serta keterlibatan dalam proses pengembangan-nya.                       ..................................... (bersambung)

1.      Johnner P. Sitompul, Istadi and I.N. Widiasa, “Modeling and Simulation of Deep-Bed Grain Dryers, Drying Technology”, 19(2), pp. 269-280, 2001.

2.       A. Nuruddin, J.R. Abelson, “Improved Transparent Conductive Oxide/P+/i Junction in Amorphous Silicon Solar Cells bya Tailored Hydrogen Flux during Growth”, Thin Solid Films 394 (2001) 49-63 (2001 Elsevier Science B.V.)