Eksplorasi Geologi untuk Memetakan Daya Dukung Lingkungan dalam Mendukung Rencana Pengembangan Jangka Panjang Pondok Pesantren Miftahul Ulum di Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat

Lokasi: 
Penanggung Jawab: 
Dr. Mohamad Nur Heriawan, ST., MT.
Nomor Pegawai: 
197504111999031002
Email Penanggung Jawab: 
Tahun Pelaksanaan: 
2013
Sumber Pembiayaan: 
Hibah Pengabdian Masyarakat, DIPA ITB
Informasi Tim Pelaksana: 

Tim Dosen:

  1. Dr. Mohamad Nur Heriawan, ST., MT. (E-mail: heriawan@mining.itb.ac.id)
  2. Dr. Agus Haris Widayat, ST., MT. (E-mail: haris@mining.itb.ac.id)
  3. Prof. Dr. Ir. Budi Sulistianto, MT. (E-mail: bst@mining.itb.ac.id)

Tim Asisten:

  1. Andy Yahya Al Hakim, ST., MT. (E-mail: andyyahya@mining.itb.ac.id)
  2. Tomy Alvin Rivai, ST. (E-mail: tomyalvinrivai@yahoo.co.id)
  3. Rudilanov Ahwan (E-mail: rudilanovahwan@gmail.com)
  4. Fadhlan Adit R. (E-mail: fadhlan.rachmawan@yahoo.co.id)

Mitra Lokal:
Ustadz Ade Tursopa, Yayasan Pendidikan Pesantren Miftahul ‘Ulum, Kampung Balekambang, Desa Cirawamekar, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat

Latar Belakang Masalah yang ditangani: 

Kegiatan eksplorasi geologi ini dilaksanakan di wilayah Pondok Pesantren Miftahul Ulum dan sekitarnya, Desa Cirawa, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Waktu pelaksanaan kegiatan adalah bulan Juli hingga September 2013. Pondok Pesantren Miftahul Ulum terletak di sebelah barat Kota bandung dan Cimahi yang dapat dicapai dari Bandung dengan menggunakan kendaraan roda empat selama kurang lebih 1 jam.

Pondok Pesantren Miftahul Ulum di Padalarang sedang menyusun program pengembangan kompleks jangka panjang. Pengembangan tersebut terutama berupa pembangunan tempat agrowisata yang dilengkapi dengan fasilitas outbond, yang diharapkan selain bermanfaat untuk penghuni pesantren juga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat umum di sekitar Kabupaten Bandung Barat.

Dalam rangka mendukung rencana pengembangan jangka panjang kompleks Pondok Pesantren Miftahul Ulum, perlu dilakukan kegiatan eksplorasi geologi. Kondisi morfologi daerah penyelidikan yang berupa perbukitan bergelombang akan berpengaruh terhadap konstruksi serta pembangunan sarana dan infrastruktur yang direncanakan. Sebaran jenis batuan serta struktur geologi seperti patahan dan kekar perlu dipetakan untuk diberikan rekomendasi bagian wilayah yang cukup aman atau stabil dalam konstruksi bangunan.

Selain itu wilayah Padalarang yang sebagian besar ditutupi oleh batugamping terumbu pada umumnya memiliki lapisan pembawa airtanah (akuifer) yang cukup dalam, sehingga diperlukan survei geolistrik untuk memetakan formasi dan struktur batuan di bawah permukaan guna mengidentifikasi keberadaan formasi batuan pembawa air yang cukup layak untuk mendukung rencana pengembangan kompleks pesantren tersebut.

Aspek-aspek geologi yang terkait daya dukung lingkungan dapat dipecahkan dengan melakukan penyelidikan lapangan secara rinci, pengambilan data lapangan, dan pengukuran sehingga mendapatkan data yang akurat baik permukaan maupun bawah permukaan untuk melakukan analisis dan memberikan rekomendasi teknis yang sesuai. Pendekatan pemetaan topografi dan geologi serta survei geolistrik diperlukan untuk memetakan kontur tanah, formasi batuan dan struktur geologi baik di permukaan maupun bawah permukaan guna mendapatkan gambaran yang komprehensif tentang daya dukung lingkungan di wilayah penyelidikan.

Kondisi Masyarakat sebelum Pelaksanaan: 

Masyarakat di sekitar lokasi pelaksanaan PM adalah para santri yang setiap hari aktivitasnya belajar dan mendalami ilmu agama Islam. Sedangkan masyarakat di sekitar pesantren adalah masyarakat petani dan juga bekerja sebagai buruh tambang kapur.

Lingkup Pelaksanaan : 

Jenis kegiatan yang dilakukan dalam eksplorasi geologi ini adalah sebagai berikut:

  1. Pemetaan geologi detil yang meliputi survei pendahuluan dan orientasi pemetaan, observasi lapangan, pengambilan sampel, pencatatan dan dokumentasi, pengukuran strike-dip bidang singkapan dan tracking singkapan/sungai, serta interpretasi hasil kerja lapangan.
  2. Survei geolistrik yang mencakup perencanaan lintasan, pengukuran lapangan, dan interpretasi data lapangan.
  3. Penyusunan rekomendasi teknis berdasarkan informasi geologi permukaan dan bawah permukaan untuk daya dukung lingkungan pengembangan pondok pesantren.
Deskripsi dan Foto Kegiatan: 

Kegiatan yang dilakukan dimulai dengan pemetaan geologi yang dilakukan tgl. 2 – 7 Juli 2013 untuk wilayah seluas 45,50 Ha. Kemudian survei geolistrik dilakukan selama dua kali, yaitu tgl. 21 September 2013 dan 19 Oktober 2013. Selain juga juga dilakukan kegiatan diskusi dengan perwakilan ponpes terkait dengan kemajuan dan hasil kegiatan. Beberapa foto kegiatan lapangan dapat dilihat di bawah ini (Gambar 1 sampai 7).

Gambar 1. Lokasi Ponpes Miftahul Ulum di Padalarang

Gambar 2. Persiapan pemetaan geologi dengan pengamatan batuan

Gambar 3. Persiapan pekerjaan survei geolistrik

Gambar 4. Mengukur tahanan jenis batuan dengan peralatan geolistrik

Gambar 5. Menentukan titik-titik lintasan survei geolistrik

Gambar 6. Salah satu sumber mata air utama yang harus dijaga kelestariannya

Gambar 7. Lereng-lereng bukit kapur di sekitar lokasi ponpes yang harus dijaga kestabilannya

Testimoni: 

Secara umum pihak ponpes mengucapkan terima kasih atas kegiatan PM yang telah dilakukan oleh Tim ITB dengan harapan kegiatan tersebut dapat terus berlanjut dan Tim ITB bisa membantu mengawal aktivitas penambangan kapur di sekitar lokasi agar tetap memperhatikan kelestarian lingkungan dan tidak mengganggu pengembangan jangka panjang ponpes.