Unit Usaha Kecil Pemurnian Garam Rakyat Skala 100 Kg/Batch

Lokasi: 
Penanggung Jawab: 
Prof. Dr. Herri Susanto
Nomor Pegawai: 
195304271977101001
Email Penanggung Jawab: 
Tahun Pelaksanaan: 
2013
Sumber Pembiayaan: 
Hibah Pengabdian Masyarakat, DIPA ITB
Informasi Tim Pelaksana: 
  1. Ketua Pelaksana: Prof Dr. Herri Susanto
    1. Bidang : Gasifikasi
    2. Alamat : Jl. K.H. Achmad Dahlan No. 64, Bandung-40262
    3. Telpon: 022-7300032; HP. 08122 111 329
    4. Email : herri@che.itb.ac.id
  2. Anggota: Deden
    1. Bidang : Teknik Kimia
    2. Email : dedennoorrachman@gmail.com
  3. Anggota: Reza
    1. Bidang : Teknik Kimia
    2. Email : muhammad.reza.nugraha@gmail.com

Mitra Lokal:

Nama: Yayasan Pondok Pesantren Ar-Raudhotun Nur
Ketua: H. Adis
Alamat: Kp. Bebedahan Desa Pamalayan Kec. Bayongbong Garut A4152
Email: Hadis 17@yahoo.com

Latar Belakang Masalah yang ditangani: 

Produksi garam merupakan permasalahan nasional yang selalu muncul pada berbagai diskusi. Permasalahan mencakup kualitas yang sangat rendah dan volume produksi yang tidak mampu memenuhi kebutuhan nasional. Akibatnya, kebutuhan garam industri masih dipenuhi dengan impor. Garam rakyat hasil tambak penguapan air laut masih memerlukan pengolahan untuk meningkatkan kualitasnya. Proses pemurnian garam sebenarnya sederhana, yaitu pengendapan garam-garam yang tidak diinginkan, penyaringan endapan, dan rekristalisasi. Permasalahan utama pada pemurnian garam dapat mencakup kandungan padat pengotor (tanah dan garam-garam lain yang terlarut), kebutuhan energi untuk penguapan dan kristalisasi, serta kebutuhan bahan konstruksi peralatan proses yang tahan korosi.

Kondisi Masyarakat sebelum Pelaksanaan: 

Kondisi sebelum adanya pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat, pengelola pesantren Ar-Raudhotun Nur yang berada di Kampung Bebedahan, Kecamatan Bayongbong, Garut berkeinginan membuka usaha pemurnian garam rakyat menjadi garam dapur. Hal tersebut bertujuan untuk peningkatan usaha dan meningkatkan pemasukan.

Lingkup Pelaksanaan : 

Ruang lingkup pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat sebagai berikut :

  1. menyusun (merancang, membuat dan menguji di laboratorium) sebuah unit skala pilot pemurnian garam dengan kapasitas 100 kg/batch garam-kasar (satu batch diperkirakan memerlukan waktu proses/operasi 5 jam)
  2. mengoperasikan unit tersebut di lapangan (Pesantren Ar-Raudhotun Nur); diawali pelatihan dan diiringi dengan pemantauannya
  3. melakukan evaluasi kehandalan peralatan dan kepraktisan operasi perawatan untuk dilakukan penyempurnaan
  4. melakukan kajian kelayakan ekonomi unit usaha pemurnian garam, skala bisnis kecil (UKM).
Deskripsi dan Foto Kegiatan: 

Berikut adalah foto-foto hasil survei untuk kegiatan "Unit Usaha Kecil Pemurnian Garam Rakyat Skala 100 Kg/Batch":

Gambar 1. Plang Yayasan Ar-Raudhotun Nur di Bayongbong, Garut:

Gambar 2. Salah satu sudut kediaman pak H. Adis yang dapat dimanfaatkan untuk tempat
pengoperasian alat pemurnian garam:

Gambar 3. Bentuk garam kasar yang belum dimurnikan:

Gambar 4. Tambak garam milik pak H. Rasidi di Indramayu:

Gambar 5. Hasil garam yang sudah dimurnikan:

Gambar 6. Tangki Pemurnian garam (kiri) dan alat kristalisasi garam dengan tenaga surya
(sedang dikembangkan) (kanan):