Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Pusat Penelitian Infrastruktur dan Kewilayahan

Pusat Penelitian Infrastruktur dan Kewilayahan

Kepala PP : Ir. Tubagus Furqon Sofhani, MA., PhD.

 

Alamat :

Gedung PAU Lantai 4 Institut Teknologi Bandung Jl. Ganesha 10 Bandung
Phone : +62-22-2509171
Fax : +62-22-2501263
Email : furqons@gmail.com
Website : http://ppiw.itb.ac.id/

 

Berbagai penelitian telah memperlihatkan hubungan yang sangat erat antara pengembangan infrastruktur dengan pengembangan wilayah. Dalam konteks pengembangan wilayah, pengembangan infrastruktur merupakan salah satu strategi penting dalam memberikan pelayanan dasar, mendorong pertumbuhan wilayah serta memperkuat kompetisi wilayah.

 

Dalam konteks pembangunan nasional, infrastruktur merupakan salah satu persoalan pokok yang perlu dipecahkan dan telah menjadi agenda pokok lebih dari empat periode pemerintahan. Beberapa wilayah di Indonesia, baik kawasan perdesaan dan perkotaan mengalami persoalan keterbatasan infrastruktur yang sangat serius sehingga kawasan tersebut mengalami kesulitan dalam memberikan pelayanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan, serta mengalami perkembangan ekonomi yang relatif lamban.

 

Pusat Penelitian dan Infrastruktur dan Kewilayah (PPIK) ITB didirikan untuk menjawab tantangan nasional tersebut serta memberikan kontribusi pengetahuan yang melihat keterpaduan antara pengembangan infrastruktur dan pengembangan wilayah. Disamping memproduksi dan mendesiminasi pengetahuan melalui berbagai media seperti jurnal dan seminar baik nasional dan internasional, PPIK juga terlibat dalam merumuskan kebijakan pengembangan wilayah dan infrastruktur baik untuk kepentingan pemerintah pusat maupun daerah.

 

Visi yang secara terus menerus dibangun oleh PPIK adalah menjadi lembaga riset unggulan nasional yg memproduksi dan mendesiminasi pengetahuan serta turut serta dalam memandu arah perkembangan wilayah dan pengelolaan infrastrukur yang terpadu dan berkelanjutan. Dalam menerjemahkan visi tersebut, PPIK memiliki tiga fokus penelitian, yaitu: Pengelolaan Mega Urban dan Infrastruktur Perkotaan, pengembangan Kawasan Perdesaan dan Pesisir, serta Pengelolaan daerah aliran sungai. Pemilihan ketiga fokus tersebut didasarkan atas akumulasi riset yang telah dilakukan sebelumnya serta atas kepentingan strategis nasional.

 

Misi yang diemban oleh PPIK adalah:

  1. menyelenggarakan seluruh proses penelitian tentang Infrastruktur dan Kewilayahan serta mengkomunikasikannya pada berbagai pihak yang berkepentingan;
  2. menjawab persoalan nasional dan daerah yang terkait dengan pengembangan wilayah dan infrastruktur berbasis hasil riset;
  3. serta memperkuat kapasitas pemerintah dan masyarakat dalam merencanakan pengembangan wilayah dan infrastruktur.

 

Riset di PPIK bersifat multidisiplin dengan mengintegrasikan berbagai kelompok keahlian yang ada di ITB terutama yanga berada di Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan serta dari Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan. Dalam tahun 2016 misalnya, para dosen yang berasal dari lebih delapan kelompok keahlian telah terlibat dalam riset terpadu dan proyek yang melakukan kajian tentang Mega Urban Jakarta- Bandung serta DAS Citarum.

 

Berbagai output riset telah berhasil dilakukan oleh PPIK dalam bentuk paper yang dipublikasikan pada jurnal internasional dan nasional, proceeding seminar nasional dan internasional, model kebijakan pengembangan infrastruktur dan pengembangan wilayah yang diadopsi oleh pemerintah, dan lain-lain. Disamping itu, PPIK juga terlibat dalam program pengembangan komunitas yang berbasis pada penyediaan dan peningkatan kualitas infrastruktrur.

 

Roadmap Pusat Penelitian Infrastruktur dan Kewilayahan 2016-2019 :

EnglishIndonesia