Enter your keyword

PROFIL LPPM

 

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Teknologi Bandung (ITB) yang dibentuk pada akhir tahun 2001 merupakan penggabungan Lembaga Penelitian ITB yang berdiri sejak 1959 dengan Lembaga Pengabdian Masyarakat ITB. Lembaga ini merupakan wadah bagi sivitas akademika untuk melaksanakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. LPPM berada di bawah koordinasi Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi (WRRI) mulai tahun 2020. Pembentukan LPPM merupakan strategi ITB dalam upaya mewujudkan peningkatan kualitas dan pengembangan sains, teknologi, seni, sosial dan humaniora, serta bisnis di perguruan tinggi dan implementasinya di masyarakat, dan sekaligus mewadahi pelaksanaan tugas tridharma yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat secara harmoni.

LPPM sebagai unit kerja pendukung di ITB, mengemban tugas sebagai pintu yang memfasilitasi dan mengkoordinasi secara institusi kegiatan kerjasama penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam upaya meningkatkan sinergi timbal balik antara kompetensi akademisi ITB dengan masyarakat. Kerjasama LPPM-ITB di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pelatihan, pendampingan, dan konsultasi telah terjalin dengan baik dengan berbagai mitra, diantaranya adalah lembaga penelitian, pemerintah, industri, swasta, BUMN, dan lembaga-lembaga terkait lainnya dari dalam negeri maupun luar negeri. Adanya kerjasama tersebut merupakan perwujudan dari tingginya kepercayaan masyarakat sebagai mitra kerja terhadap kemampuan LPPM-ITB.

Mengacu kepada Suplemen Rencana Induk Pengembangan (RENIP) ITB 2020-2025 serta Rencana Strategis (RENSTRA) ITB 2021-2025 tentang arah pengembangan ITB hingga tahun 2025 dalam rangka mewujudkan ITB sebagai a Globally Respected and Locally Relevant University, ITB memiliki tanggung jawab untuk berperan serta dalam membangun sumber daya manusia dan teknologi Indonesia. Oleh karena itu, ITB berkewajiban melaksanakan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat pada bidang-bidang prioritas nasional sehingga dapat mengatasi permasalahan bangsa dan juga global. RENSTRA ITB 2021-2025 menegaskan instrumen bagi ITB untuk meningkatkan peran institusi sekaligus mengukur prestasi dalam mewujudkan visi dan misi ITB ke depan.

RENSTRA LPPM ITB 2021-2025 merupakan penerjemahan atas visi, misi, tujuan dan arah pengembangan ITB yang telah digariskan di dalam Suplemen RENIP ITB 2020-2025 dan RENSTRA ITB 2021-2025. Dokumen RENSTRA LPPM ITB 2021-2025 berisi program-program strategis kegiatan ITB di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dapat dilaksanakan untuk menghasilkan karya civitas academica ITB di bidang sains, teknologi, sosial dan humaniora serta manajemen bisnis yang berdampak di tingkat nasional maupun internasional. Hal ini mendukung kepada peningkatan kompetensi civitas academica dan penciptaan budaya ilmiah unggul ITB.

Meskipun demikian, tantangan pandemi COVID-19 , pembatasan sosial, adaptasi kebiasaan baru menuntut kinerja penelitian dan pengabdian masyarakat yang harus beradaptasi dengan protokol keselamatan dan kesehatan yang ketat. Pelaksanaan penelitian dan pengabdian masyarakat menyesuaikan dengan metodologi dan strategi sesuai standar nasional (seperti BSN), maupun standar internasional (WHO, CIOMS, Health Research Ethics, dll), khususnya pentingnya kejelasan tentang PersetujuanĀ  Setelah Penjelasan (Informed Consent). Sehingga kedepan, Rencana Strategis LPPM tentang program pengembangan kegiatannya dapat memenuhi prinsip-prinsip etik yang melindungi bagi seluruh pihak yang terlibat (beneficence, non-maleficence, otonom dan adil).