Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Pusat Penelitian Nanosains dan Nanoteknologi

Pusat Penelitian Nanosains dan Nanoteknologi

Ketua PP : Prof. Brian Yuliarto ST,M.Eng.,Ph.D.

Alamat : Center For Advanced Science Building (CAS), Lt. 1
Jl. Ganesa No.10 Bandung 40132, Indonesia
Email : nrcn@cphys.fi.itb.ac.id
Website : nrcn.itb.ac.id

 

Pusat Penelitian Nanosains dan Nanoteknologi (PPNN) Institut Teknologi Bandung (PPNN ITB) merupakan salah satu pusat penelitian yang baru didirikan oleh ITB untuk menanggapi tantangan kompleks modern serta kembali memperkuat komitmen untuk selalu terlibat dalam penelitian, pengembangan, serta penerapan sains dan teknologi untuk kemajuan Indonesia.

 

Terdapat empat laboratorium penelitian di PPNN yaitu lab nanomaterial, nanomedicine, nanobiotechnology, dan nanodevice. Masing-masing laboratorium dipimpin oleh anggota terkemuka dari 25 fakultas dan lebih dari 100 mahasiswa terlibat aktif dalam pendidikan, penelitian, dan layanan masyarakat. Penelitian di PPNN didukung oleh peralatan canggih, seperti High-Resolution Transmission Electron Microscope (HRTEM), Focused Ion Beam (FIB), Scanning Electron Microscope (SEM), dan Atomic Force Microscope (AFM) yang kegiatannya mencangkup berbagai disiplin ilmu dan teknik.

 

Kegiatan penelitian dan pendidikan di PPNN menekankan pada pentingnya energi, kesehatan, dan makanan yang terkait dengan bidang studi penelitian. Untuk beberpa tahun kedepan, kegiatan PPNN diarahkan untu mencapai status yang unggul pada tingkat nasional dengan indikator kinerja utama yang mengikuti pedoman yang diberikan oleh Kementrian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. Indikator tersebut melingkupi sejumlah publikasi jurnal internasioan terakreditasi dengan impact factor yang tinggi, mengundang ilmuwan dan guru, kolaborasi industri, dan meluluskan doktor-doktor.

 

Sejak awal, anggota fakultas yang terlibat di PPNN berasal dari latar belakang akademik yang berbeda-beda karena PPNN percaya bahwa dengan meningkatnya kerumitan yang dihadapi oleh masyarakat, pendekatan interdisipliner sangat diperlukan. Oleh karena itu, PPNN diharapkan dapat secara aktif berkontribusi untuk mengatasi solusi terbaik untuk masalah ini. PPNN akan melakukan upaya meyeluruh untuk memelihara kekayaan yang beranekaragam dan dinamis dari latar belakang akademis yang beragam sebagai alat yang kuat untuk menghadapi tantangan masa depan dan memenuhi misinya.

 

Terakhir, PPNN juga percaya bahwa kontribusi signifikan pada masyarakat dapat dicapai juga dengan melakukan kolaborasi sinergis untuk keuntungan bersama.

 

Fokus Penelitian

Penelitian di pusat penelitian nanosains dan nanoteknologi (PPNN) diklasifikasikan menjadi :

  1. Nanoscience: fokus pada desain dan metodologi sintesis dari berbagai jenis nanomaterial fungsional untuk dimanfaatkan sebagai komponen dasar material;
  2. Nanoenergy: fokus pada desain dan fabrikasi dari nanomaterial sebagai katalis, membrane, atau sensitizer dalam perangkat terkait energi;
  3. Nano Biology : fokus pada aplikasi baru dalam mengontrol material secara fisiologi melalui manipulasi molekular genetik dan aplikasi langsung untuk meningkatkan pertanian dan produk pangan lainnya;
  4. Nano medicine: fokus pada pengembangan novel nanokristal sebagai obat atau drugs carrier dengan memanfaaatkan kekayaan sumber daya alam Indonesia;
  5. Nano devices: secara langsung mendesain dan memfabrikasi nanomaterial untuk mendeteksi sifat fisis dari nanomaterial tersebut untuk berbagai kebutuhan

 Aktivitas Penelitian

  1. Pengembangan katalis dan adsorbent
  2. Pengembangan material baru seperti quantum dot, lapisan tipis, dan nanokomposit.
  3. Perhitungan dan komputasi dari nanomaterial
  4. Pengembangan alat karakterisasi
  5. Pengembangan material nano baru dengan sumberdaya alam yang ada di Indonesia
  6. Pengembangan devais CMOS, Optoelektronik, Energi, nanosensor, micromachining, seta nanoelekronik dan nanomagnetik
  7. Pengembangan nanokatalis untuk aplikasinya pada energi fosil
  8. Pengembangan penyimpanan hydrogen dan bahan bakar
  9. Pengembangan sel surya, baterai, biomass, dan devais energy lainnya.
  10. Pengembangan sistem produksi rekombinasi protein.
  11. Pengembangan nano partikel untuk pasca panen pada produk pertanian dan industri pasca panen
  12. Penggabungan bioinformatics dan sistem biologi untuk pengembangan DNA, RNA, dan protein untuk proses molecular assisted breeding
  13. Pengmbangan nanopratikel untuk keamanan kesegatan dan lingkungan
  14. Pengembangan nano biomaterial
  15. Pengembangan nanopartikel untuk eksipien diagnostic, terapeutik, kosmetik, dan makanan.
  16. Pengembangan sistem nanocarrier untuk pembawa obat, vaksin, terapeutik protein, dan senyawa aktif.
  17. Proses pengembangan dan karakterisasi untuk diagnosis, devais medis, nano bioteknologi, dan biomaterial

Riset Unggulan

  • Sel surya berdasarkan DSSC (Dye-Synthesized Solar Cell) dan perovskite
  • Optimasi pembuatan quantum dots superlattice dan aplikasinya pada devais elektronik
  • Perkembangan nanoemulsi kationik sebagai sistem pembawa berbagai senyawa aktif untuk terapi bertarget ke dalam sel (intercellular targeting)
  • Studi komputasi dan karakterisasi jahe untuk pangan

Penerapan Hasil Penelitian (Paten & Publikasi)

Paten:

  1. Material silika mesopori KCC-1 untuk katalis dan penyangga katalis menggunakan benzalkonium klorida serta metode pembuatan material tersebut secara solvotermal menggunakan bejana plastik.
  2. Reaktor Termal Berkelanjutan (CTR) Sebagai Alat Uji Katalitik Pada Katalis Enhanced Oil Recovery (EOR) Dan Metode Uji Katalitik Menggunakan Reaktor Tersebut, Ferry Iskandar, Lesandre, Hilman Imadul Umam, Nur Afifah Zen, Indonesian Patent Application No. P002011803245, 3 Mei 2018.
  3. Material Karbon Partikel yang Digunakan untuk Menyerap Sinar UV Sekaligus Inframerah Dekat dan menghasilkan Cahaya Tampak Sekaligus Panas dan Metode Sintesisnya, Ferry Iskandar,  Akfiny Hasdi Aimon, Suci Khairani, Fitri Aulia Permatasari, Indonesian Patent Application No. P00201804987, 11 Juli 2018.
  4. Material Grafena Tereduksi Menggunakan L-Ascorbic Acid (LAA) dan Pemanasan Microwave Sebagai Agen Pereduksi untuk Fabrikasi Film Konduktif Transparan, Akfiny Hasdi Aimon, Dina Rahmawati, Ferry Iskandar, Indonesian Patent Application No. P00201809878, 30 Nopember 2018.
  5. Material Zeolite Berukuran Nanometer dan Metode Pembuatannya Menggunakan Bantuan Gelombang Mikro dan Ultrasonik sebagai Katalis dalam Reaksi Aquathermolysis untuk Menurunkan Viskositas Minyak Berat, Ferry Iskandar, Nur Afifah Zen, Akfiny Hasdi Aimon, Indonesian Patent Application No. P00201809884, 30 Nopember 2018

 Publikasi:

EnglishIndonesia