Pusat Pemberdayaan Perdesaan

Pusat Pemberdayaan Perdesaan

Kepala Pusat : Endra Susila, ST., MT., Ph.D.

Alamat : Labtek 1 Lantai 1 (Gedung Mekanika Tanah)
Jl. Ganesha 10 Bandung, Indonesia, 40135

Contact Person: Maryam Al Lubbu
Phone: +6285624661171

Email : endrasusila@gmail.com ; maryamallubbu@gmail.com

Website: https://p2d.itb.ac.id/

 

Pusat Pemberdayaan Perdesaan ITB (P2D ITB) merupakan salah satu Pusat yang berada di bawah Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM ITB) yang mengkhususkan kegiatan pada pengkajian /studi tentang pembangunan dan pemberdayaan perdesaan baik dari segi kehidupan bermasyarakat, infrastruktur, sosial, budaya, dan ekonomi. Kegiatan penelitian di P2D ITB memfokuskan pada hal bagaimana salah satu dari Tri Dharma Perguruan Tinggi dapat terlaksana dengan baik, yaitu pengabdian kepada masyarakat khususnya masyarakat pedesaan. Sampai saat ini kegiatan pemberdayaan perdesaan telah banyak dilakukan, diantaranya mata kuliah Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) yang rutin dilakukan setiap tahunnya semenjak tahun 2012. Disamping itu, kegiatan pemberdayaan desa telah banyak dilakukan dengan terciptanya desa binaan di bawah naungan ITB, baik oleh para mahasiswa, dosen, maupun staf pegawai lainnya.

 

Dengan adanya P2D ITB diharapkan akan membawa perubahan yang besar dalam kegiatan pemberdayaan desa di lingkungan ITB. Untuk itu, P2D ITB membuka peluang untuk mengadakan kemitraan/kerjasama dengan pihak manapun yang memiliki visi dan misi serupa.

 

TUJUAN

Pusat Pemberdayaan Per-Desaan (P2D-ITB) berkontribusi bersama-sama memberdayakan perdesaan di Indonesia

 

VISI

Menjadi center of excellence dalam pemberdayaan perdesaan melalui aplikasi multi-teknologi dan ilmu pengetahuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di pedesaan di Indonesia.

 

MISI

  1. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat di pedesaan di Indonesia melalui aplikasi multi teknologi dan ilmu pengetahuan.
  2. Meningkatkan peran ITB dalam membantu peningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan.
  3. Mengaplikasikan teknologi tepat guna dan pengetahuan yang dikembangkan ITB dalam memberdayakan potensi yang ada di pedesaan.
  4. Menjadi wadah berkumpulnya para pakar (khususnya ITB) dalam aplikasi teknologi dan ilmu pengetahuan yang relevan untuk pemberdayaan perdesaan.
  5. Menjadi salah satu pusat informasi dan knowledge management dalam pembangunan perdesaan di Indonesia.

PROGRAM JANGKA PENDEK

  1. Knowledge Management ITB (data base produk, pengalaman & problem solving tools)
  2. KKN Tematik – membantu LK – ITB.
  3. Pemilihan dan penetapan desa-desa target.
  4. Survei kebutuhan dan kondisi riil di desa target.
  5. Menyusun profil desa yang lengkap beserta kebutuhan-kebutuhannya.
  6. Mengkaji link and match antara pengetahuan dan teknologi yang dikembangkan di ITB yang sesuai dan dibutuhkan oleh perdesaan.
  7. Pembuatan profil potensi pengetahuan dan teknologi tepat guna di ITB yang dapat diimplementasikan untuk memecahkan permasalahan di pedesaan.
  8. Mencari dan menghimpun financial support dari berbagai stakeholders.

PROGRAM JANGKA PANJANG

  1. Pengembangan dan Pembinaan Desa model bagi penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam memberikan nilai tambah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
  2. Perluasan jaringan, peningkatan kerjasama dan penguatan produk.
  3. Sarjana masuk desa

SASARAN & INDIKATOR KEBERHASILAN

 

ROADMAP

Untuk mencapai tujuan pemberdayaan perdesaan, P2D ITB membagi perencanaan program kerja yang dilakukan dalam beberapa bidang yang spesifik:

  • Bidang 1: Kebijakan Perdesaan
  • Bidang 2: Infrastruktur (jalan, jembatan, rumah sederhana, instalasi air bersih).
  • Bidang 3: Energi/Listrik
  • Bidang 4: Perekonomian Masyarakat Desa
  • Bidang 5: Pendidikan, Kesehatan dan Sosial dan Budaya
  • Bidang 6: Tata ruang Perdesaan

Selain itu, untuk mendukung tiap bagian agar berkembang sesuai bidangnya, P2D ITB telah menetapkan fase perencanaan program sebagai berikut:

  • Fase 1: Pendirian dan Pengukuhan (2013).
  • Fase 2: Pemantapan dan Perluasan Jaringan (2014)
  • Fase 3: Implementasi dan Pengembangan Proyek (2014-2015)
  • Fase 4: Penguatan Produk (2014-2016)

MULTI KEAHLIAN

P2D ITB digagas dan disetujui pendiriannya oleh beberapa staf dosen ITB sebagai berikut:

  • Prof. Khairurrijal (FMIPA)
  • Prof. Muhammad Syahril Badri Kusuma (FTSL)
  • Prof. Dr. Mitra Djamal (FMIPA)
  • Prof. Masyhur Irsyam (FTSL)
  • Dr.rer.nat. Umar Fauzi (FMIPA)
  • Dr. Iftikar Z. Sutalaksana (FTI)
  • Dr. Hastu Prabatmodjo (SAPPK)
  • Dr. Teti Armiati Argo (SAPPK)
  • Dr. Sukrasno (SF)
  • Dr. Yazid Bindar (FTI)
  • Dr. Bobby Eka Gunara (FMIPA)
  • Ir. Oemar Handojo, M.Sn (FSRD)
  • Dr. Ibnu Syabri (SAPPK)
  • Dr. Budi Faisal (SAPPK)
  • Dr. Delik Hudalah (SAPPK)
  • Ir. Hernawan Mahfudz MT. (FTSL)
  • Dr. Muhammad Abduh (FTSL)
  • Dr. Allis Nurdini (SAPPK)
  • Permana, MT. (SAPPK)
  • Dr. Bambang Setiabudi (SAPPK)
  • Dr. Rildova (FTSL)
  • Dr. Hasbullah Nawir (FTSL)
  • Dr. Sandro Mihradi (FTMD)

KERJASAMA

Hingga saat ini, P2D ITB membuka peluang kerjasama dengan berbagai pihak, diantaranya:

  1. Pemerintah Provinsi, Kota dan Kabupaten serta institusi pemerintah yang berkepentingan dengan pemberdayaan perdesaan
  2. Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (KPDT), Kementerian Dalam Negeri (DepDAGRI), Kementerian Pendidikan Nasional (DIKNAS) melalui Dana Pengabdian Masyarakat (DP2M) dan Kementerian RISTEK
  3. Institusi luar negeri yang berkepentingan dengan pemberdayaan perdesaan.
  4. Sumber-sumber lain, seperti pribadi, donator individu, dll.

Selain itu, beberapa perusahaan yang pernah melakukan kerjasama dalam bentuk CSR:

  1. Perusahaan Minyak: eni Indonesia, Conoco-Phillips Indonesia, Pertamina.
  2. Perusahaan Tambang: Freeport, KPC, Adaro.
  3. Perbankan: Bank Mandiri
EnglishIndonesia