Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Pusat Pengembangan Teknologi Transportasi Berkelanjutan

Pusat Pengembangan Teknologi Transportasi Berkelanjutan

Kepala Pusat : Dr. Sigit Puji Santosa, MSME

Alamat : Gedung CRCS, Lantai 2, Jln.Ganesa No.10 Bandung
Email : sigitps@gmail.com / ccr.ncstt@gmail.com

Website : http://ncstt.itb.ac.id/

 

PPTTB adalah pusat riset multidisiplin di ITB yang berfokus melaksanakan riset di bidang sistem transportasi yang meliputi teknologi elektrifikasi kendaraan, perkeretaapian, inovasi produk dirgantara, dan pengembangan kebijakannya. Berdiri pada awal tahun 2015, PPTTB terus berkembang dengan dukungan hibah riset nasional, maupun internasional hingga ditetapkan menjadi Pusat Unggulan IPTEK oleh Kemenristekdikti pada tahun 2016. PPTTB telah membangun jejaring riset yang kuat dengan institusi nasional (UNS, UNDIP, UNSRAT, UNSRI, ITK, UNLAM), internasional (MIT, Oxford University, Tokyo Institute of Technology, dll), maupun industri terkait (Transjakarta, PT KAI, PT INKA, PT LEN, PT PINDAD, PT DI, dll).

 

Fokus penelitian

PPTTB memiliki tujuan utama yaitu menciptakan sistem transportasi yang terintegrasi dan berkelanjutan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional. 4 bidang fokus penelitian dan pengembangan di PPTTB adalah:

  1. Pengembangan teknologi dan rancang bangun kendaraan berbasis listrik, kereta api, dan pesawat;
  2. Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM);
  3. Pengembangan Ekosistem Industri Transportasi;
  4. Pengembangan perencanaan, kebijakan, dan kondisi bisnis industri transportasi yang kondusif;

Dengan adanya sinergi antara PPTTB dengan berbagai lembaga riset lainnya melalui R&D, penguasaan teknologi, pengembangan komponen dan sub-sistem; industri komponen transportasi di Indonesia dapat berkembang menjadi “integrated supplier”. Konsep “integrated supplier” ini telah dilaksanakan di US/Eropa dimana industri komponen level 2 (Tier 2 supplier) mampu melakukan rekayasa dan desain komponen untuk menunjang proses pengembangan produk transportasi yang dilakukan oleh industri prinsipal (OEM). Dengan penguatan industri supplier transportasi melalui PPTTB, maka industri transportasi terintegrasi dengan basis kendaraan listrik, kereta, dan pesawat akan maju secara pesat.

 

Aktivitas Penelitian:

Riset Kendaraan Listrik

PPTTB secara intensif melakukan riset dan pengembangan kendaraan listrik untuk menghasilkan produk yang dapat dikomersialisasi. Tim kendaraan listrik (Kenlis) PPTTB telah menghasilkan purwarupa, blueprint, dan paten. Beberapa produk purwarupa (prototype) yang telah dihasilkan oleh tim Kenlis PPTTB adalah sebagai berikut:

  1. Pengembangan kendaraan delivery listrik roda tiga berbasis teknologi EREV (Extended Range Electric Vehicle) untuk aplikasi kendaraan delivery
  2. Pengembangan Bus Listrik untuk aplikasi kendaraan antar jemput (shuttle bus) universitas, kawasan wisata, dan Bus Rapid Transit (BRT).
  3. Fuel Cell: mengubah hidrogen yang berasal dari bioetanol menjadi energi listrik melalui steam reforming yang dilakukan oleh mikroreaktor.
  4. Battery Management System – BMS: Menangani dinamika penyimpanan dan penggunaan energi pada baterai untuk meningkatkan kinerja dan waktu hidup baterai.
  5. Motor BLDC – Brushless Direct Current: Mesin DC yang tidak menggunakan medan magnet permanen untuk menghasilkan torsi motor
  6. Sel Baterai: Sel baterai dari polimer elektrolit sellulosa dan elektroda komposit LiFePO4/Li2SiO3/Graphene.
  7. Pengendali Supercapacitor: Berfungsi sebagai penyimpan energi jangka pendek, sehingga baterai tidak menanggung beban arus besar.
  8. Motor Driver (Inverter): Berfungsi untuk mengedalikan perubahan torsi dan daya motor listrik termasuk sistem regenerative braking.
  9. On-Board Charger: Berfungsi untuk mengisi arus atau muatan listrik ke dalam baterai Lithium-Ion.
  10. Electric Power Steering (EPS): Perangkat kemudi yang menggunakan motor listrik untuk membantu bermanuver sehingga terasa ringan.
  11. Jaringan sistem kendali: Sensor, actuator, controller yang memiliki prosesor digital berbeda yang terhubung dalam sebuah jaringan.
  12. Chassis Mobil Listrik: Dibuat untuk memfasilitasi komponen-komponen dalam mobil listrik.

Riset Perkeretaapian
Tenaga ahli PPTTB telah lama bekerjasama dengan industri perkeretaapian dalam mengembangkan produk sistem dan komponen perkeretaapian, antara lain:

  1. Perancangan struktur ringan untuk Light Railway Transport (LRT) – dengan university of Oxford dan PT INKA dengan pendanaan dari Royal Academy of Engineering dan Newton Fund, UK
  2. Pengembangan kereta Railink yang memenuhi kriteria NVH (Noise, Vibration, Harshness) untuk aplikasi kereta bandara Cengkareng-Tangerang dengan Partner PT INKA
  3. Pengembangan produk kereta Metro Kapsul dan LRT Kapsul dengan PT Treka dalam rancang bangun, validasi, dan sertifikasi untuk aplikasi transportasi masal di Kota Bandung
  4. Pengembangan tempat duduk kereta api kelas K3 dengan partner PT INKA dan PT KAI
  5. Sistem Dinamik Lokomotif DH – dengan PT INKA.
  6. Sistem Axle Counter untuk Sensor di Perkeretaapian – dengan PT LEN/PT KAI
  7. Sistem keselamatan pasif pada struktur kereta penumpang – dengan PT INKA/LPDP
  8. Sistem kontrol untuk Variable Speed Drive – dengan PT LEN

Riset dan Inovasi Produk Dirgantara

Riset dan inovasi kedirgantaraan meliputi kegiatan pengembangan produk pesawat, Unmanned Aerial Vehicle (UAV), dan Drone. Produk pesawat yang dikembangkan meliputi pesawat berukuran kecil untuk kegiatan pesawat latih dengan kapasitas 2 dan 4 penumpang untuk sekolah pilot, ataupun pesawat penumpang komersial dengan kapasitasi 50-80 penumpang. Beberapa pengembangan produk dirgantara antara lain:

  1. Pesawat latih berawak 2 dan 4 penumpang.
  2. Kapal Layang (Wing in Surface Effect – WISE) dengan kapasitas 8 penumpang untuk patroli maritim dengan kecepatan tinggi.
  3. Pesawat komersial dengan kapasitas 50-80 Penumpang, kerjasama dengan PT DI dan PT RAI.
  4. Unmanned Aerial Vehicle (UAV) untuk pemetaan wilayah perkotaan atau perkebunan.

Riset Transit Oriented Development (TOD), Studi Kelayakan dan Pengembangan Kebijakan

Riset yang melibatkan peneliti dari SAPPK dan SBM ini meliputi Transit Oriented Development untuk kendaraan massal dan studi kelayakan kendaraan listrik. Beberapa topik riset yang sedang berjalan adalah:

  1. Acceptance of Electric Vehicle (EV) in Indonesia
  2. Perbandingan Cost Structure Bus Diesel dan Bus Listrik
  3. Kajian Transit Oriented Development (TOD) untuk LRT Palembang
  4. Traffic Counting and Land Availability

Riset Unggulan

Beberapa kerjasama dan hibah riset unggulan PPTTB adalah sebagai berikut:

  1. Hibah dari United States Agency of International Development (USAID) melalui program Sustainable Higher Education Research Alliance (SHERA) dengan topik riset “Collaborative Center Research for Sustainable Electric Based Transportation Technology Development” (2017-2021).
  2. Hibah Newton Fund dari Royal Academy of Engineering (RAEng) tentang pengembangan Ultralight Structures untuk LRT kerjasama dengan University of Oxford (2017-2019), beserta studi terkait dampak kendaraan listrik dan angkutan masal kerjasama dengan University of Leeds (2018-2020).
  3. Penetapan PPTTB sebagai Pusat Unggulan Iptek – RISTEKDIKTI (2016-sekarang).
  4. Pengembangan Platform, motor listrik, inverter, baterai, dan komponen lainnya untuk Kendaraan Berbasis Listrik (LPDP).

Penerapan Hasil Penelitian

Dengan melibatkan mitra industri dan stakeholder terkait, PPTTB mengimplementasikan produk risetnya dengan kerjasama sebagai berikut:

  1. Kerjasama dengan PT. Transjakarta untuk mengimplementasikan bus listrik di koridor 1 Transjakarta.
  2. Kerjasama dengan PT. Bakrie & Brothers Tbk. untuk komersialisasi kendaraan listrik e-Trike.
  3. Kerjasama dengan Karoseri Laksana dan PT. Isuzu Astra Motor Indonesia untuk pengembangan bus listrik.
  4. Pengembangan struktur kereta LRT dengan kriteria Noise, Vibration, Harshness (NVH) yang rendah bersama PT. INKA.
EnglishIndonesia