Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Pusat Perubahan Iklim

Pusat Perubahan Iklim

Kepala Pusat : Ir. Djoko Santoso Abi Suroso, Ph.D.

 

Alamat :

Gedung PAU – ITB Lt. 3, Jl. Ganesa No. 10 Bandung 40132

Telp : 022-2517943

Email : dsuroso@pl.itb.ac.id ; suroso.djoko@gmail.com; ms_fitri2002@yahoo.com

Website : http://ccc.itb.ac.id/

 

Sejak PPI-ITB didirikan pada tahun 2011 melalui Surat Keputusan Rektor ITB No. 267/SK/K01/OT/2010, institusi ini menjalankan tanggung jawab dalam penelitian dan pengembangan multidisiplin di bidang sains basis, mitigasi, dan adaptasi perubahan iklim baik di tingkat daerah, nasional, dan internasional.

 

PPI-ITB memiliki visi untuk menjadi pusat yang terdepan dalam bidang perubahan iklim yang dapat merumuskan berbagi solusi terhadap isu-isu basis ilmiah, mitigasi dan adaptasi perubahan iklim melalui pendekatan ilmiah, teknologi dan kebijakan untuk mengembangkan pengintegrasian kebijakan dan penganggaran perubahan iklim.

 

Misi PPI ITB adalah:

  • Mengkoordinasikan kajian-kajian perubahan iklim di antara pusat-pusat penelitian, kelompok-kelompok keahlian, dan laboratorium terkait di ITB dan perguruan tinggi nasional lainnya seperti Universitas Padjadjaran dan Universitas Sriwijaya;
  • Melaksanakan pemberdayaan komunitas atau masyarakat luas untuk mengantisipasi perubahan iklim yang sedang berlangsung;
  • Menjadi clearing house untuk masalah perubahan iklim, khususnya di Indonesia;
  • Melaksanakan diseminasi informasi dan pengetahuan tentang perubahan iklim nasional.

Dalam melaksanakan visi dan misi tersebut PPI-ITB menetapkan beberapa prioritas penelitian dan pengembangan untuk beberapa tahun ke depan sebagai berikut:

  • Kajian basis saintifik terkait iklim atmosfer dan kelautan
  • Kajian terhadap adaptasi perubahan iklim
  • Kajian terhadap mitigasi perubahan iklim
  • Pengembangan manajemen pengetahuan tentang perubahan iklim
  • Pengkajian integrasi atau pengarusutamaan perubahan iklim dalam kebijakan pembangunan dan pengembangan komunitas

Dalam prakteknya, PPI-ITB berkontribusi aktif dalam menanggapi isu-isu strategis dalam cakupan yang luas terkait dengan perubahan iklim, mulai dari penelitian dasar hingga pembahasan yang terkait dengan kebijakan dan penganggaran perubahan iklim di Indonesia. Kemampuan ini didukung melalui analisis baseline iklim dan pemodelan proyeksi, dimana kemudian hasilnya akan diintegrasikan dengan kebijakan dan penganggaran pembangunan daerah, nasional dan perencanaan tata ruang, serta lingkungan masyarakat terkait.

 

Kontribusi PPI-ITB di level nasional dimulai dari penyusunan Roadmap Sektoral Perubahan Iklim Indonesia (ICCSR) untuk basis sains, adaptasi dan mitigasi untuk Bappenas pada tahun 2009-2010 dengan donor GTZ Jerman.

 

Pada tahun 2010 PPI-ITB melakukan Studi Ilmu Pengetahuan dan Kebijakan terkait Adaptasi bekerjasama dengan Dewan Nasional Perubahan Iklim (DNPI) dan British Council.

 

Pengembangan metodologi Kajian Risiko dan Adaptasi Perubahan Iklim (KRAPI) dilakukan untuk Kementerian Lingkungan pada tahun 2010-2012 melalui dana AusAID dan dikelola oleh GIZ Jerman. KRAPI ini diterapkan pada tiga lokasi pilot yang berbeda tingkat dan lingkup areanya, yaitu Kota Tarakan, Provinsi Sumatera Selatan, dan Malang Raya.

 

PPI-ITB turut berkontribusi pada Penyusunan Rencana Aksi Nasional Adaptasi Perubahan Iklim (RAN-API) oleh Bappenas pada tahun 2012-2013 dengan pendanaan dari ADB.

 

PPI-ITB melakukan penyesuaian metodologi KRAPI untuk Studi Integrasi Adaptasi Perubahan Iklim ke dalam Kebijakan Perencanaan Tata Ruang di Indonesia bersama dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang, Bappenas, dengan dibantu oleh JICA pada tahun 2014-2015.

 

PPI-ITB bekerjasama dengan CSIRO Australia and ADB berpartisipasi aktif dalam Konsorsium Proyeksi Iklim Regional dan Fasilitas Data di Asia Pasifik pada tahun 2015-2016.

 

Selain berkontribusi pada adaptasi, PPI-ITB juga melaksanakan kegiatan mitigasi perubahan iklim melalui Pengembangan Green Growth Plan melalui Perencanaan Emisi dan Energi Perkotaan yang Berkelanjutan di Surabaya; kerjasama dengan Konsultan CAD di Barcelona Spanyol, World Bank, dan Pemerintah Kota Surabaya tahun 2015-2016.

 

Sektor Kelautan dan Perikanan juga mendapat perhatian oleh PPI-ITB melalui Kajian Adaptasi Perikanan Tangkap terhadap Perubahan dan Variabilitas Iklim di Pesisir Selatan Pulau Jawa berdasarkan Kajian Risiko. Kegiatan ini mendapat pendanaan dari ICCTF-USAID melalui Bappenas  pada tahun 2016-2017.

 

Kegiatan internasional PPI-ITB juga dilakukan melalui Kajian Kerentananan Pesisir secara Ekstensif dan Pengembangan Manajemen Adaptasi Pesisir Terpadu dalam Rencana Strategis di Timor-Leste, yaitu bekerjasama dengan UNDP Timor Leste dan Konsultan CAD Bacelona pada tahun 2017.

 

PPI-ITB turut serta melakukan Kaji Ulang terhadap Rencana Aksi Nasional Adaptasi Perubahan Iklim (RAN-API) Bappenas, melalui: (1) Kajian Bahaya Perubahan Iklim dengan pendanaan APIK-USAID pada tahun 2017-2018; (2) Manajemen Data tentang Kajian Adaptasi Perubahan Iklim dengan pendanaan Kementerian Lingkungan Hidup Jepang pada tahun 2017; serta (3) Studi Pengembangan Indeks Ketahanan terhadap Iklim dengan pendanaan  JICA pada tahun 2018.

 

Di bidang sumber daya air PPI-ITB terlibat dalam Perencanaan Sistem Penyediaan Air Minum Regional (RSPAM) di Indonesia dengan pendanaan World Bank; pemangku kepentingan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan pada tahun 2018.

 

Kontribusi PPI-ITB juga dilakukan dalam lingkup daerah, seperti Kajian Kerentanan Iklim untuk Kesehatan di Kota Semarang bekerjasama dengan Mercy Corps pada tahun 2014-2015, dilanjutkan dengan Pengembangan Sistem Peringatan Dini dan Pengembangan Kapasitas untuk Pencegahan Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

 

Melalui dukungan APBD Provinsi Jawa Barat, PPI-ITB melakukan Kajian Risiko dan Adaptasi Perubahan Iklim sebagai Kegiatan Pendukung dalam Penyusunan Rencana Aksi Daerah Adaptasi Perubahan Iklim (RAD-API) Jawa Barat pada tahun 2019.

 

Di samping itu PPI-ITB bekerjasama dengan Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN)/The Nature Conservancy (TNC) melakukan Kajian Kerentanan dan Ketahanan Pesisir terhadap Dampak Perubahan Iklim di Kota Semarang dan Kabupaten Berau pada tahun 2019.

 

Pada level internasional, PPI-ITB mendapat kepercayaan terlibat dalam kerjasama riset internasional lima negara (Jerman, Indonesia, India, Brasil, Afrika Selatan) bertajuk Strengthen national climate policy implementation: Comparative empirical learning & creating linkage to climate finance yang dipimpin oleh Deutsches Institut für Wirtschaftsforschung (DIW – Institut Penelitian Ekonomi di Berlin), yaitu dari tahun 2019-2023. Pemangku kepentingan dalam negeri antara lain Bappenas, Kementerian Keuangan, KLHK, dan Pemerintah Daerah Sumatera Selatan.

 

Mulai tahun 2019-2010 PPI-ITB juga memulai kerjasama riset internasional dengan bertajuk Integrated Regional Climate Lab North Jakarta and Port dalam fokus Integrated urban planning, yang dipimpin oleh University of Duisburg-Essen Jerman, serta melibatkan UI, UGM, Universitas Tirtayasa Banten, dan Pemerintah DKI Jakarta.

 

Pada tahun 2019 ini PPI-ITB juga akan bekerjasama dengan Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan untuk menyelenggarakan Forum Sosialisasi Pendanaan Global Climate Fund.

 

Semua kegiatan di atas dilaksanakan secara sinergi oleh Tim Peneliti multi-disiplin yang berasal dari lingkungan ITB (Meteorologi, Oseanografi, Perencanaan Wilayah dan Kota, Teknik Lingkungan, Sekolah Tinggi Ilmu Hayati), maupun dari luar ITB yaitu Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Universitas Sriwijaya, Institut Pertanian Bogor, Badan Informasi Geospasial, Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

EnglishIndonesia